SEKOLAH MINGGU, 17 MEI 2026

21.56.00

1. Salam pembuka.

2. Pujian “Mari Kita Bersukaria.”

3. Doa Pembukaan.

4. Pembacaan Hukum Kasih.

Matius 22:37-39

"Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri."

5. Pujian “Jagoan kita.”

6. Kesaksian 

7. Bersaksi sampai Tuhan Datang

8. Pujian “Yesus Cinta Semua Anak.”

9. Persembahan "Bri syukur"

10. Firman Tuhan "Roh Kudus yang manis"

7. Pelayanan Firman.



MILIK YANG DIJAGA-NYA

YOHANES 17:1-11

NILAI KRISTIANI

Kesatuan

PENEKANAN

Anak menyadari sebagai milik Tuhan yang dijaga-Nya, serta bersedia ikut serta mengambil bagian dalam kesatuan gereja.

AYAT INDAH

(Yohanes 17 ayat 11b)

Ya Bapa yang kudus, jagalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita”


1. Pembukaan: Kita Punya Pemilik yang Mengasihi Kita

"Anak-anak, coba lihat baju atau sepatu yang kamu pakai. Kalian tahu siapa pemiliknya? Pasti kamu sendiri ya, karena namamu ada di hati atau kamu yang memakainya. Nah, tahu tidak? Ada sesuatu yang jauh lebih berharga dari baju atau mainan, yaitu kamu sendiri! Kamu itu milik siapa?

Di dalam Alkitab, Tuhan Yesus berdoa kepada Bapa dan berkata: 'Mereka itu milik-Mu, dan Engkau telah memberikan mereka kepada-Ku.' Itu artinya: Kita ini milik Allah. Bukan milik dunia, bukan milik diri sendiri, tapi kita adalah milik Tuhan Yesus yang sangat Dia kasihi. Karena kita milik-Nya, Dia tidak akan pernah membiarkan kita sendirian."

 

2. Poin 1: Kita Milik Tuhan, Selalu Dijaga-Nya

(Mengambil dari ayat 9–11)

"Saat itu Yesus tahu, sebentar lagi Dia akan kembali ke Surga menemui Bapa. Tapi murid-murid-Nya masih tinggal di dunia. Dunia ini kadang ada yang jahat, kadang ada godaan, kadang ada hal yang bikin kita takut atau salah langkah. Karena Yesus sangat sayang sama kita, Dia tidak mau kita tersesat atau terluka.

Maka Yesus berdoa sungguh-sungguh: 'Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu...'

Artinya apa? Tuhan berjanji akan selalu menjaga kita. Seperti orang tua yang menjaga anaknya saat berjalan di jalan raya, atau seperti penjaga yang menjaga rumah, Tuhan menjaga kita setiap hari. Dia menjaga hati kita, pikiran kita, dan langkah kita. Kita aman, kita tenang, karena kita ada di dalam tangan Tuhan. Dan ingat ya, janji menjaga ini bukan cuma untuk murid-murid zaman dulu, tapi juga untuk kamu, aku, dan semua orang yang percaya kepada-Nya sampai sekarang."*

💡 Pesan Penting:

Kita dijaga Tuhan bukan berarti kita diam saja, tapi kita jadi berani dan percaya, karena Tuhan yang memegang kendali hidup kita. Kita milik-Nya, maka Dia bertanggung jawab menjaga kita.

 

3. Poin 2: Bersedia Mengambil Bagian dalam Kesatuan Gereja

(Mengambil dari ayat 11: "...supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita.")

"Lalu, apa lagi yang Tuhan Yesus doakan? Dia berdoa supaya 'mereka menjadi satu sama seperti Kita' — sama seperti Bapa dan Yesus selalu bersatu hati, saling mengasihi, dan saling bekerja sama.

Nah, siapa yang dimaksud 'mereka' itu? Itulah kita semua, anak-anak Tuhan, yang menjadi bagian dari Gereja. Gereja bukan cuma bangunan ini, tapi gereja adalah kita semua, orang-orang yang percaya kepada Yesus.*

Mengambil bagian dalam kesatuan gereja artinya apa?

Artinya kita tidak hidup sendiri-sendiri, kita tidak egois, dan kita tidak bertengkar. Kita sadar bahwa kita satu keluarga besar. Kalau ada teman yang susah, kita bantu. Kalau ada yang sedih, kita hibur. Kalau ada yang salah, kita mengingatkan dengan baik. Kita saling melengkapi, saling mengasihi, dan bekerja sama melayani Tuhan.

Yesus sudah berdoa supaya kita bersatu. Jadi, tugas kita adalah bersedia menjaga persatuan itu. Jangan sampai kita yang memutus persatuan itu dengan bertengkar, membentak, atau membeda-bedakan teman. Kita ambil bagian: ikut menjaga kerukunan, ikut melayani, dan ikut membangun keluarga Tuhan ini menjadi indah."*

 

4. Hubungan Keduanya: Dijaga & Bersatu

"Ada hubungannya lho! Karena kita dijaga Tuhan, hati kita jadi damai dan bisa mengasihi orang lain. Kalau kita dijaga Tuhan, kita bisa hidup rukun dengan semua teman di gereja. Orang yang merasa dimiliki dan dikasihi Tuhan, pasti akan mudah mengasihi dan bersatu dengan sesama anak Tuhan."


📖 Isi Cerita Singkat NABI MUSA

Dulu Allah memilih Nabi Musa untuk memimpin bangsa Israel keluar dari tanah Mesir, tempat mereka diperbudak dan disiksa. Sebelum berangkat, Allah berjanji kepada Nabi Musa dan seluruh bangsa Israel: "Kamu adalah umat-Ku, milik-Ku yang khusus. Aku akan selalu menjagamu, Aku akan berjalan di depanmu, Aku akan menjadi bentengmu, dan tidak ada yang bisa mencabut kamu dari tangan-Ku."

Saat perjalanan di padang gurun, bangsa Israel menghadapi banyak bahaya: ada musuh yang mau menyerang, ada kelaparan, ada kehausan. Tapi setiap kali mereka dalam kesulitan, Allah selalu menjaga mereka. Dia turunkan manna dari langit untuk makan, Dia keluarkan air dari batu untuk minum, dan Dia ada di dalam tiang awan dan tiang api selalu bersama mereka.

Tapi ada satu hal yang membuat mereka kuat dan selamat sampai ke tanah perjanjian: mereka bersatu. Nabi Musa selalu mengingatkan: "Kita ini satu umat milik Allah, Allah menjaga kita, jadi kita harus rukun, berjalan bersama, dan saling tolong-menolong." Kalau mereka bersatu, mereka menang. Kalau mereka bertengkar dan berpisah, mereka jadi lemah dan susah.

📌 Kaitannya dengan Tema Kita:

1. Kita Milik Tuhan: Sama seperti bangsa Israel milik Allah, kita juga milik Allah.

2. Selalu Dijaga: Allah menjaga bangsa Israel di padang gurun, sekarang Yesus berdoa dan menjaga kita di dunia ini.

3. Bersatu: Bangsa Israel selamat karena bersatu; kita sebagai gereja juga harus bersatu dan saling menjaga.

--------

🛡️ Aktivitas 1: Permainan – "Benteng Persatuan" Yesus cinta semua anak

Cocok untuk: Semua usia

Pesan: Kita dijaga Tuhan, dan persatuan membuat kita kuat & aman.

Cara Main:

1. Ajak anak-anak berkelompok berpasangan (2 orang), berhadap-hadapan, telapak tangan saling menempel dengan pasangannya.

2. Satu kelompok berdiri di samping kelompok lain, sampai membentuk satu lingkaran besar yang rapat, tangan saling bertemu membentuk "dinding".

3. Pilih 1–2 anak menjadi "serangan/godaan" yang harus masuk ke tengah lingkaran.

4. Tugas lingkaran: Tetap berdiri kuat dan menutup rapat supaya teman di dalam lingkaran aman. Tugas yang di dalam: Tenang dan percaya diri karena dijaga teman-temannya.

5. Penjelasan:"Lihat ya! Teman-teman ini melambangkan Tuhan yang menjagamu, tapi juga melambangkan kita semua anggota gereja yang saling menjaga. Kalau kita bersatu, kita jadi kuat dan aman. Kalau ada yang lepas atau berpisah, lubang terbuka dan kita jadi tidak aman. Tuhan menjaga kita, dan kita juga harus saling menjaga satu sama lain di dalam gereja.


8. Doa Bapa Kami.

11. Pujian Penutup “Bapa Terimakasih”



You Might Also Like

0 komentar