Sekolah Minggu, 15 Maret 2025

19.23.00

1. Anak Tuhan didalam Gereja

2. Penyembahan : Aku Kecil Tapi Berharga

3. Pujian: Ku Istimewa 

4. Kesaksian

5. Pujian Persembahan: Aku Bawa dan Berikan

6. Pujian: Baca kitab suci

7. Pelayanan Firman

8. Pujian Penutup: Big or Small

9.Doa Penutup

10. Doa Bapa Kami

11. Lagu Bapa Terimakasih


~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


Minggu, 15 Maret 2026

(Minggu Pra Paskah IV – Ungu)

AKU BERHARGA

1 Samuel 16:1-13

NILAI KRISTIANI

Anak dapat memiliki pemahaman bahwa hidup mereka berharga dan mengembangkannya

untuk menjadi berkat bagi sesama

KARAKTER/TOKOH/PENEKANAN

Daud

AYAT INDAH

“… Bukan seperti yang dilihat manusia, sebab manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi

TUHAN melihat hati”. (1 Samuel 16:7b)


Berikut adalah cara menjelaskan pelajaran ini ke anak Sekolah Minggu dengan gaya yang menyenangkan, mudah dipahami, dan interaktif:

 

 

 

🎉 Pembukaan: Permainan Tebak Siapa?

 

- Langkah: Siapkan beberapa foto orang yang berbeda (misal: orang yang tampan/cantik, orang yang memakai baju rapi, orang yang memakai baju biasa, atau bahkan foto hewan peliharaan lucu).

- Tanya: "Kalau kalian diminta memilih satu untuk jadi pemimpin, siapa yang akan kalian pilih? Kenapa?"

- Jawaban anak: Biasanya mereka akan memilih yang terlihat bagus, tinggi, atau lucu.

- Sambung: "Hari ini kita akan mendengar cerita tentang bagaimana Tuhan memilih pemimpin, dan caranya beda banget dengan kita lho!"

 

 

 

📖 Cerita Alkitab: Tuhan Melihat Hati

 

Gunakan bahasa sederhana dan ekspresif, bisa dibantu dengan alat peraga atau gambar:

 

1. Tugas Samuel yang Menakutkan

- "Dulu ada nabi bernama Samuel. Tuhan menyuruh dia pergi ke rumah seorang ayah bernama Isai di kota Betlehem. Tuhan mau Samuel mengurapi salah satu anak Isai jadi raja baru, menggantikan Raja Saul yang sudah tidak taat sama Tuhan."

- "Samuel takut lho! Soalnya Raja Saul masih berkuasa, kalau dia tahu pasti marah besar. Tapi Tuhan kasih jalan keluar yang bijak, jadi Samuel tetap bisa pergi dengan aman."

2. Samuel Terpukau dengan Eliab

- "Sesampainya di rumah Isai, Isai memanggil anak-anaknya. Yang pertama datang adalah Eliab, anak sulung. Dia tinggi banget, ganteng, dan keren sekali. Samuel langsung berpikir: 'Wah, pasti inilah yang dipilih Tuhan!'."

- "Tapi Tuhan bilang ke Samuel: 'Jangan lihat penampilan luarnya ya. Manusia melihat apa yang ada di depan mata, tapi Tuhan melihat hati.' (1 Samuel 16:7b). Jadi, ganteng atau cantik saja tidak cukup buat Tuhan lho."

3. Tujuh Anak, Tapi Bukan Mereka

- "Isai terus memanggil anak-anaknya, satu per satu sampai tujuh orang. Tapi Tuhan bilang tidak ada satu pun yang dipilih. Samuel bingung dan tanya: 'Apakah ini semua anakmu?'"

- "Isai baru ingat: 'Oh, masih ada satu lagi, anak bungsu namanya Daud. Dia lagi di luar menggembalakan domba.' Wah, Daud sampai tidak dianggap dan tidak dipanggil saat kumpul keluarga lho!"

4. Daud Dipilih Tuhan

- "Akhirnya Daud dipanggil datang. Dia juga tampan, pipinya merah merona, matanya indah. Tapi menurut orang-orang saat itu, dia terlalu kecil dan masih anak-anak, tidak cocok jadi raja."

- "Tapi begitu Daud datang, Tuhan langsung bilang: 'Bangkitlah, urapilah dia, sebab inilah dia!' Tuhan memilih Daud bukan karena dia tampan, tapi karena hatinya yang baik dan taat sama Tuhan. Walaupun orang lain tidak menganggap Daud penting, Tuhan tahu Daud itu sangat berharga!"

 

 

 

💡 Pesan Utama: Kamu Berharga di Mata Tuhan!

 

- Poin 1: Penampilan luar (ganteng, cantik, tinggi, baju bagus) itu tidak salah, tapi itu bukan yang paling penting buat Tuhan. Yang paling penting adalah hati kita—apakah kita baik, jujur, suka menolong, dan taat sama Tuhan.

- Poin 2: Walaupun kadang kita merasa tidak keren, tidak populer, atau orang lain tidak menganggap kita penting, ingatlah bahwa kamu sangat berharga di mata Tuhan. Tuhan melihat hatimu, dan Dia sayang banget sama kamu.

- Poin 3: Karena kita berharga, kita bisa jadi berkat buat orang lain. Kita bisa menolong teman, berbagi, dan berbuat baik seperti yang Tuhan mau.

 

 

 

🎮 Aktivitas Seru

 

1. Mewarnai Gambar: Gambar Daud sedang menggembalakan domba atau saat diurapi oleh Samuel. Sambil mewarnai, ingatkan bahwa Tuhan melihat hati Daud.

2. Permainan "Hati yang Baik": Siapkan kotak dan beberapa kertas bertuliskan perbuatan baik (misal: menolong teman yang jatuh, berbagi makanan, berkata jujur) dan perbuatan buruk. Minta anak-anak mengambil kertas dan memilih mana yang menunjukkan "hati yang baik" di mata Tuhan.

3. Hafalan Ayat: Ajak anak-anak menghafal 1 Samuel 16:7b dengan gerakan tangan:

- "Bukan seperti yang dilihat manusia" (tunjuk mata)

- "sebab manusia melihat apa yang di depan mata" (tunjuk ke depan)

- "tetapi TUHAN melihat hati" (tunjuk dada/hati)

 

 

 

🙏 Doa Penutup

 

"Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau melihat hati kami. Terima kasih karena kami sangat berharga di mata-Mu, walaupun kami tidak sempurna. Tolong bantu kami supaya hati kami selalu baik, jujur, dan taat sama-Mu. Agar kami bisa jadi berkat buat teman-teman dan orang-orang di sekitar kami. Dalam nama Yesus, amin."

 

 

 

Apakah kamu butuh bantuan untuk membuat materi visual atau pertanyaan diskusi tambahan untuk anak-anak?

You Might Also Like

0 komentar