Jumat ceria, 29 agustus 2025
05.12.001. Lagu pembuka "Kasih Sukacita"
2. Salam pembuka dari kakak sekolah minggu
"Halo anak-anak terkasih! Hari ini kita akan memulai sebuah kegiatan yang istimewa, yaitu latihan untuk perayaan Natal. Natal adalah waktu untuk kita berbagi kasih dan menyambut Tuhan Yesus. Mari kita latihannya dengan sungguh-sungguh agar Natal nanti semakin meriah!"
3. Doa Pembukaan
BERFIRMANLAH, YA TUHAN
SEBAB AKU MENDENGARMU
NYATAKANLAH KEPADAKU
UNTUK KEMULIAAN NAMAMU
PENUHILAH JIWAKU
DENGAN KASIH KARUNIAMU
HALELUYA, AMIN
7. Marry chrismast anak kecil
9. Slamat2 datang Yesus Tuhanku
10. Yesus Terang dunia (Kelas Besar)
10. Doa pembukaan mau latihan utk penampilan 7 September
Drama singkat kelas kecil
Aku anak raja, Engkau anak raja)
(anak anak masuk. pisah laki2 dan perempuan barisnya.
Ibu Guru masuk kelas dengan semangat.)
Ibu Guru: Selamat pagi, anak-anak hebat! Semuanya ceria hari ini?
Anak-anak: Selamat pagi, Ibu Guru! Ceriaaa!
Ibu Guru: Wah, semangat sekali! Ibu mau tanya, siapa di sini yang merasa dirinya anak raja atau putri raja? Ayo, tunjuk tangan!
(Lala dan beberapa anak perempuan mengangkat tangan tinggi-tinggi.)
Lala: Akuuu, Ibu Guru! Aku putri raja! Soalnya aku cantik!
(Budi dan beberapa anak laki-laki ikut mengangkat tangan.)
Budi: Aku juga anak raja! Soalnya aku kuat! Anak perempuan nggak bisa jadi raja!
(Anak-anak perempuan tidak terima.)
Anak-anak Perempuan: Eeee, nggak boleh gitu! Anak perempuan juga bisa jadi raja!
Lala: Iya! Putri juga sama hebatnya sama raja!
(Anak-anak laki-laki dan perempuan mulai berdebat kecil.)
Anak Laki-laki: Raja itu harus kuat!
Anak Perempuan: Putri itu harus pintar!
Ibu Guru: (Dengan bijak) Anak-anak, tenang dulu ya… Ibu mau tanya, raja yang paling hebat itu siapa ya?
(Anak-anak terdiam sejenak.)
Anak-anak: Tuhan Yess!
Ibu Guru: Betul sekali! Tuhan Yesus adalah Raja di atas segala raja. Dan kita semua… anak laki-laki maupun anak perempuan… adalah anak-anak-Nya!
Budi: Oh iya! Kita semua anak Tuhan Yesus!
Lala: Jadi, kita semua sama ya, Ibu?
Ibu Guru: Tepat sekali! Kita semua sama-sama anak Raja Yesus. Jadi, kita harus saling…
Anak-anak: Menyayangi!
Ibu Guru: Pintar! Nah, sekarang, supaya lebih semangat, kita nyanyi lagu "Aku Anak Raja" sama-sama yuk!
Drama singkat kelas besar
Judul: Kasih yang Kelihatan: Sopan Santun
Tokoh:
- Rio (11 tahun, kurang sopan)
- Dina (10 tahun, sopan dan ramah)
- Oma Rina (Seorang oma yang bijaksana, jemaat gereja)
- Ibu Guru (Guru Sekolah Minggu)
Latar: Ruang kelas Sekolah Minggu dan halaman gereja
Adegan 1: Di Kelas Sekolah Minggu
(Rio masuk kelas dengan tergesa-gesa, tanpa menyapa teman-temannya.)
Rio: (Berteriak) Bu Guru, tugasnya dikumpul sekarang kan? Mana ya punyaku?
Dina: (Dengan sopan) Selamat pagi, Rio. Selamat pagi, Bu Guru. Iya, tugasnya dikumpulkan sekarang.
Ibu Guru: (Tersenyum) Selamat pagi, Dina. Selamat pagi, Rio. Rio, ingat Mazmur 34:14, "Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik, carilah perdamaian dan berusahalah mendapatkannya." Salah satu cara melakukan yang baik adalah dengan sopan santun.
Rio: Iya, Bu. (Dengan nada malas) Pagi…
Ibu Guru: Hari ini kita akan belajar tentang sopan santun. Mengapa sopan santun itu penting dalam kehidupan seorang Kristen?
Dina: Karena sopan santun menunjukkan kasih kita kepada sesama, Bu. Seperti yang tertulis dalam 1 Korintus 13:4-7, kasih itu sabar, murah hati, tidak sombong, tidak kasar.
Rio: Ah, sopan santun itu ribet! Nggak penting! Yang penting kan hati kita baik.
Ibu Guru: Rio, hati yang baik akan terlihat dalam tindakan kita, termasuk dalam sopan santun. Yakobus 2:26 mengatakan, "Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati."
Adegan 2: Di Halaman Gereja
(Setelah kelas selesai, Rio berjalan keluar gereja dengan kasar, tidak sengaja menabrak Oma Rina yang sedang membawa Alkitab.)
Rio: Aduh! (Tanpa meminta maaf) Lain kali lihat-lihat dong!
Oma Rina: (Terkejut) Astaga…
(Dina menghampiri Oma Rina dan membantu memungut Alkitab yang terjatuh.)
Dina: Maaf ya, Oma. Rio memang suka terburu-buru. Oma tidak apa-apa?
Oma Rina: Tidak apa-apa, Nak. Terima kasih sudah membantu. Semoga Tuhan memberkatimu.
(Oma Rina melihat Rio yang sudah berjalan pergi.)
Oma Rina: Nak, sopan santun itu adalah cerminan kasih Kristus dalam diri kita. Kolose 3:12 mengatakan, "Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran."
Adegan 3: Kembali di Kelas Sekolah Minggu
(Rio kembali ke kelas, terlihat bingung.)
Rio: Bu, tadi aku nggak sengaja nabrak Oma Rina di depan gereja. Aku jadi nggak enak… Aku nggak sopan sama sekali.
Ibu Guru: Rio, Roh Kudus sedang bekerja dalam hatimu. Roma 12:10 mengatakan, "Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat."
Dina: Iya, Rio. Coba kamu minta maaf sama Oma Rina. Pasti Oma senang.
(Ibu Guru mengajak anak-anak bernyanyi.)
Lagu: Kasih yang Kelihatan
(Melodi: Yesus Sayang Semua)
Kasih yang kelihatan, sopan santun
Menghormati sesama, itu perintah Tuhan
Kata-kata baik, sikap yang ramah
Itulah kasih Kristus, dalam hidup kita
(Rio menghampiri Oma Rina di depan gereja dan meminta maaf.)
Rio: Oma, maaf ya tadi aku nabrak Oma dan nggak sopan. Aku janji nggak akan mengulanginya lagi
Dia lahir untuk kami
Hanya dipalungan
0 komentar