Ibada Raya SM 24 Agustus 2025
03.35.001. Salam pembuka
Pembukaan Ibadah:
"Selamat pagi adik-adik yang terkasih! Sungguh indah hari ini kita bisa berkumpul bersama untuk memuji dan memuliakan nama Tuhan. Setelah merayakan kemerdekaan iman dengan berbagai kegiatan yang menggembirakan, kini saatnya kita mengisi hati dan pikiran kita dengan firman Tuhan. Mari kita buka ibadah ini dengan hati yang bersukacita dan penuh pengharapan."
2. Bernyanyi KASIH
3. Doa pembukaan
4. Bernyanyi Rindu
5. Bernyanyi Skolah Minggu Paling Yahud
6. Bernyanyi Kasih Sukacita
7. Bernyanyi Bila Roh Allah Ada didalamku
8. Doa persembahan
9. Mengumpulkan persembahan Ku Bri persembahanku
10. Doa mau dengar firman Tuhan
11. Firman Tuhan
---------------
Ayat emas
Galatia 5:22 (TB) Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,
Galatua 5 : 25
Galatia 5:13-25
Sapa anak-anak, dan berikan beberapa contoh tanaman dan benih… Halo, anak-anak Tuhan! Pernahkah kalian menanam sesuatu? Apa yang dibutuhkan agar sesuatu tumbuh? Kalian butuh tanah yang subur, sinar matahari, air, dan waktu… tapi dengan itu, apa pun akan tumbuh dan menghasilkan buah, kan? Sebenarnya, saya baru saja bersiap untuk menanam sendiri. Saya punya beberapa benih yang bagus di sini, lihat: ( Angkat barang-barang seperti yang kalian jelaskan. Untuk sentuhan ekstra, gunakan
MCheerios sebagai “biji donat”. ) Saya rasa saya akan menanam beberapa batang cokelat, dan saya akan menanam pohon jelly bean, dan semak licorice, dan ooh! Ya… saya juga punya beberapa benih donat! Nah, bagaimana menurut kalian… kalau saya menanam barang-barang ini di tanah, apakah mereka akan tumbuh menjadi tanaman seperti itu? Mengapa menurut kalian tidak? Nah, barang-barang ini bukan makhluk hidup dengan biji buah yang sebenarnya, itu benar… hal-hal seperti permen dan makanancepat saji dibuat oleh tangan manusia. Jika saya menanamnya di tanah, tidak akan terjadi apa-apa.
Jadi, apa yang saya butuhkan untuk menumbuhkan sesuatu? Saya butuh tanaman hidup! Saya harus mulai dengan benih yang akan berakar dan bertumbuh menjadi sesuatu yang berbuah. Ini mengingatkan saya pada kehidupan kita sebagai orang Kristen. Alkitab berbicara tentang bagaimana Tuhan ingin kita bertumbuh dan "berbuah" di dalam Dia. Namun, buah yang dihasilkan Roh Tuhan bukanlah apel, jeruk, atau pisang. Buah ini berkaitan dengan siapa kita, bagian dari karakter kita. Alkitab berbicara tentang memiliki Buah Roh. Ketika kita hanya mengandalkan dan berfokus padakeinginan egois kita sendiri, kita tidak akan banyak bertumbuh. Tidak ada yang benar-benar terjadi, sama seperti tidak banyak yang akan terjadi jika kita menanam cokelat batangan. Namun, ketika kita hidup dengan mengutamakan Tuhan, Dia dapat menghasilkan buah di dalam kita.
Kitab Galatia menjelaskan beberapa hal yang membentuk buah rohani tersebut. Dikatakan bahwa Allah menumbuhkan kasih di dalam kita, yang merupakan hal terpenting yang dapat kita miliki! Kita juga memiliki sukacita, yang mirip dengan kebahagiaan, tetapi bahkan lebih dalam dan lebih besar. Ada juga kedamaian, yang membantu kita merasa puas dan tenang dalam diri kita sendiri. Kesabaran adalah elemen lain dari buah ini. Terkadang sulit untukbersabar, tetapi ada baiknya untuk dapat menunggu! Kebaikan adalah bagian lain dari buah rohani ini, yang mengingatkan kita bahwa kita perlu bersikap baik kepada orang lain. Kebaikan adalah bagian lainnya, begitu pula kesetiaan, yang berbicara tentang tetap setia kepada orang lain dan memiliki iman. Kelembutan menggambarkan bagaimana kita bertindak dengan hati-hati, tidak marah atau kejam. Dan pengendalian diri, yang terakhir tetapi tentu tidak kalah pentingnya, memberi tahu kita bahwa kita perlu memikirkan apa yang kita katakan dan lakukan dalam hidup. Tuhan ingin kita mengendalikan emosi dan tindakan kita, dan Dia akan membantu kita melakukannya!Penting untuk diingat bahwa hal-hal ini tidak hanya datang dari kekuatan atau keinginan kita sendiri. Kita tidak bisa memaksakan diri untuk bersikap baik, lembut, atau hal-hal semacam itu. "Buah" ini muncul ketika kita "ditanam" di dalam Tuhan. Ketika kita semakin dekat dengan-Nya dalam doa, membaca Alkitab, dan datang ke gereja, kita dapat belajar lebih banyak tentang Tuhan dan bagaimana kita mengasihi dan melayani-Nya. Ketika hidup kita berakar terutama di dalam Dia, Tuhan dapat bekerja untuk memampukan kita menghasilkan Buah Roh itu. Dengan demikian, kita dapat melayani orang lain dan tetap terhubung erat dengan Roh Kudus. Tuhan mengasihi kita dan menginginkan yang terbaik bagi kita. Ketika kita berjalan di dalam Roh-Nya, hal-hal luar biasa dapat terjadi!engapa kita tidak berdoa dan memohon kepada Tuhan agar menolong kita bersandar kepada-Nya agar menghasilkan buah?
Momen Doa Anak:
(Minta anak-anak mengulang setiap baris)
Ya Tuhan,
terima kasih atas karunia Roh-Mu.
Tolong bantu kami untuk percaya kepada-Mu
, bukan kepada pemahaman kami sendiri.
Bantu kami untuk menghasilkan buah-Mu!
Terima kasih atas kasih-Mu
. Kami mengasihi-Mu, Tuhan!
Dalam nama Yesus, Amin!
Tuhan ingin kita mengendalikan emosi dan tindakan kita, dan Dia akan membantu kita melakukannya!
Penting untuk diingat bahwa hal-hal ini tidak hanya datang dari kekuatan atau keinginan kita sendiri. Kita tidak bisa memaksakan diri untuk bersikap baik, lembut, atau hal-hal semacam itu. "Buah" ini muncul ketika kita "ditanam" di dalam Tuhan. Ketika kita semakin dekat dengan-Nya dalam doa, membaca Alkitab, dan datang ke gereja, kita dapat belajar lebih banyak tentang Tuhan dan bagaimana kita mengasihi dan melayani-Nya. Ketika hidup kita berakar terutama di dalam Dia, Tuhan dapat bekerja untuk memampukan kita menghasilkan Buah Roh itu. Dengan demikian, kita dapat melayani orang lain dan tetap terhubung erat dengan Roh Kudus. Tuhan mengasihi kita dan menginginkan yang terbaik bagi kita. Ketika kita berjalan di dalam Roh-Nya, hal-hal luar biasa dapat terjadi!
memaksakan diri untuk bersikap baik, lembut, atau hal-hal semacam itu. "Buah" ini muncul ketika kita "ditanam" di dalam Tuhan. Ketika kita semakin dekat dengan-Nya dalam doa, membaca Alkitab, dan datang ke gereja, kita dapat belajar lebih banyak tentang Tuhan dan bagaimana kita mengasihi dan melayani-Nya. Ketika hidup kita berakar terutama di dalam Dia, Tuhan dapat bekerja untuk memampukan kita menghasilkan Buah Roh itu. Dengan demikian, kita dapat melayani orang lain dan tetap terhubung erat dengan Roh Kudus. Tuhan mengasihi kita dan menginginkan yang terbaik bagi kita. Ketika kita berjalan di dalam Roh-Nya, hal-hal luar biasa dapat terjadi!
Menunjukkan kasih sayang kepada orang tua dan saudara.
Menyapa anggota keluarga seperti kakek atau nenek dengan kasih sayang.
Menunjukkan kasih sayang kepada binatang-binatang peliharaan keluarga dan menjaga mereka dengan benar.
Sukacita
Menikmati aktivitas setiap hari.
Menunjukkan antusiasme dan ucapan syukur untuk pengalaman dan kesempatan-kesempatan yang positif.
Damai Sejahtera
Tenang pada waktu-waktu tertentu seperti waktu tidur atau waktu berdoa atau ibadah gereja.
Tidak mendendam atau cemburu saat orang lain mendapat perhatian.
Kesabaran
Bergiliran dalam permainan-permainan.
Menunggu dengan tenang sampai orang tua selesai berbicara sebelum menanyakan pertanyaan.
Kemurahan
Berbagi dengan saudara atau teman-teman, terutama jika dilakukan secara spontan atau tanpa mengeluh.
Menunjukkan kebaikan kepada teman-teman dan keluarga.
Kebaikan
Memikirkan orang lain dan sadar akan kebutuhan-kebutuhan mereka.
Menyediakan waktu berbicara dengan atau bermain dengan anak yang kesepian di sekolah.
Menawarkan diri membantu tugas-tugas orang tua dan guru-guru
Kesetiaan
Berdoa untuk kebutuhan-kebutuhan keluarga dan teman-teman.
Berpartisipasi dalam waktu renungan keluarga atau melaksanakan renungan pribadi secara rutin.
Kelembutan
Bermain dengan lembut dan benar dengan saudara yang lebih muda atau dengan teman-teman keluarga.
Menjaga binatang-binatang peliharaan atau binatang-binatang lainnya dengan baik.
Penguasaan Diri -- sikap untuk melakukan sesuatu yang benar, bahkan jika anak enggan melakukannya.
Tingkah laku ini termasuk:
Tidur pada waktu yang benar tanpa mengeluh.
Menghabiskan makanan saat makan malam.
Menyelesaikan PR tanpa mengeluh.
0 komentar