Tata ibadah SM, 1 Februari 2026

17.30.00

1. Sapaan dari Guru SM

 
GSM :"Selamat pagi! Salam kasih dari Tuhan, salam kasih dari (sebutkan panggilan anda
sebagai guru hari tersebut - ucapkan sambil jari membentuk love/saranghaeyo"
 
ASM :"Salam kasih dari aku! (sambil jari membentuk love/saranghaeyo)"



5. Kesaksian anak Sekolah Minggu , sambil latihan lagu dan gerakan kukasihi Kau dengan kasih Tuhan


6. Doa persembahan


8. Firman Tuhan

Minggu, 1 Februari 2026
(Minggu IV Setelah Epifani - Hijau)

AKU TRESNA GUSTI (AKU MEN CINTAI TUHAN)
Mazmur 15

NILAI KRISTIANI
Anak dapat memahami bahwa cinta kepada Tuhan harus mewujud dalam tindakan kasih.

KARAKTER
Bertindak dengan Penuh Kasih

AYAT INDAH
"Siapa yang berlaku demikian. Tidak akan goyah selama-lamanya -Mzm. 15: 5b

URAIAN PELAJARAN

Mazmur 15 merupakan nyanyian Daud yang diawali dengan pertanyaan "siapa yang boleh tinggal
dekat Tuhan?". Pertanyaan ini bukan tentang tinggal secara fisik, melainkan tentang hubungan yang dekat dan akrab dengan Tuhan. Mazmur ini mengajak para pembacanya untuk hidup sebagai orang yang cinta Tuhan. Mazmur 15 dengan sangatjelas menunjukkan perbuatan-perbuatan yang
menggambarkan wujud cinta sejati kepada Tuhan, seperti: hidup tak bercela, melakukan yang
adil, mengatakan kebenaran, takut akan Tuhan, dan berbelas kasih. 

Mazmur 15 mengajarkan beberapa hal, antara lain :

1. Tuhan Peduli dengan Sikap Hati Kita
Tuhan melihat bukan hanya apa yang kita lakukan, tetapi dasar yang mendorong kita
melakukannya. Anak-anak diajak memahami bahwa Tuhan ingin anak hidup dengan hati yang tulus, jjur, dan setia.

2. Mengasihi Tuhan Artinya Hidup Benar
Anak-anak perlu belajar bahwa mencintai Tuhan bukan hanya dengan doa dan nyanyian, tapi juga dengan tindakan sehari-hari yang benar.

3. Hidup Benar Itu Menjadi Teladan
Mazmur ini mengajarkan bahwa orang yang hidup benar akan tidak goyah, tekun dan tetap
bersemangat. Ini berarti anak-anak juga bisa menjadi teladan bagi teman-temannya, meskipun mereka masih kecil.

Lagu penutup

9. Doa penutup

10. Doa bapa kami

You Might Also Like

0 komentar