SM 7 SEPTEMBER 2025
22.30.001. (Kak Liria) Pembukaan "Jangan malas"
2. (Kakak Mistina) Kata-kata pembuka dr kakak sekolah minggu
Selamat pagi anak-anak hebat! Kakak senang sekali bisa bertemu dan belajar Firman Tuhan bersama kalian hari ini. Mari kita awali pagi ini dengan doa dan hati yang penuh sukacita!"
Sebelum memulai ibadah, mari kita berdoa
BERFIRMANLAH, YA TUHAN
SEBAB AKU MENDENGARMU
NYATAKANLAH KEPADAKU
UNTUK KEMULIAAN NAMAMU
PENUHILAH JIWAKU
DENGAN KASIH KARUNIAMU
HALELUYA, AMIN
3. "Kakak mistina" Penyembahan "Yesus Kupanggil"
4. (Kak liria) Penyembahan "Bapa Ku datang PadaMu"
5. (kakak mistina) Pujian "Kamu namanya siapa?"
5. (Kak liria) Pujian "kedua tanganku"
6. (Kak mistina) Pujian "Hallo hello holla"
7. Doa persembahan
8. Lagu mengumpulkan persembahan (kak liria)
9. Firman Tuhan
-----------------------------
Ayat emas :
Mazmur 133: 1
“Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!”
Video animasi cerita yakub dan esau
Belajar Mengampuni Dari Kisah Yakub dan Esau
Kisah Yakub dan Esau menjadi sesuatu yang menarik diajarkan kepada anak-anak. Keduanya adalah anak kembar tapi akhirnya berujung pada permusuhan.
Yakub harus melarikan diri karena kesalahannya kepada Esau, seperti kisah yang bisa kita baca di Kejadian 27: 1-41. Namun melalui perjuangan dan pengalaman hidupnya, Yakub meminta maaf kepada Esau dan Esau memaafkan Yakub karena dia memiliki kasih Tuhan.
Kisah Yakub dan Esau
Pada zaman Abraham, Ishak dan Yakub menunjukkan kalau banyak keluarga di zaman itu yang hidup secara nomaden. Artinya sering berpindah-pindah. Ketika Yakub meninggalkan keluarganya, dia menuju arah Utara dan Arab di dekat Haran.
Baca Juga: JADI TELADAN BAGI SEMUA ORANG, BELAJAR DARI ORANG SAMARIA YANG BAIK HATI YUK
Dalam perjalanan, Yakub bermimpi tentang tangga yang ujungnya sampai ke surga dan para malaikat naik turun tangga itu. Waktu Yakub bangun, dia menamai tempat itu Betel, yang artinya 'rumah Allah'. Untuk menandai tempat itu, Yakub membuat sebuah tugu batu.
Kota Haran berada di Turki masa kini. Kota ini berada di jalur perdagangan utama dan area yang berkembang. Abraham pernah tinggal di sini. Ishak dan Yakub bertemu dengan istri mereka di sini selama 20 tahun. Yakub tinggal dengan pamannya Laban ketika Yakub mau pindah dari tempat itu. Allah kembali berbicara kepada Yakub melalui mimpi dan menyuruhnya kembali ke tanah nenek moyangnya.
Dalam perjalanannya pulang, di suatu malam Yakub bergulat dengan Tuhan dan saat itulah Tuhan mengganti nama Yakub menjadi Israel. Yakub mempunyai 12 anak yang menjadi 12 suku Israel. Yakub hidup berpindah-pindah seumur hidupnya dan berakhir di Mesir. Sebelum meninggal Yakub berpesan agar dia dikuburkan dengan ayahnya Ishak dan kakeknya Abraham di tanah perjanjian Kanaan.
Pada awal abad ke-20, para arkeolog berhasil menemukan kota Nuzi, kota kuno di Irak masa kini. Kota ini sudah ada semenjak masa patriarki pada zaman kekaisaran Asyur. Prasasti berusia ribuan tahun yang ditemukan di sana menjelaskan kebiasaan yang banyak dilakukan pada zaman Ishak. Ditemukan bahwa saat itu hak kesulungan bisa dijual.
Yakub sudah bertobat Setelah dia mengambil hak kesulungan Esau dan menipu Ishak untuk memberkatinya dengan berkat Esau. Yakub bekerja selama 20 tahun membina keluarganya sendiri jauh dari Esau dan orang tuanya. Ketika Yakub harus bertemu lagi dengan Esau, Yakub merendahkan dirinya saat bertemu dia. Dengan kerendahan hati, dia berlutut dihadapan Esau, menurut tradisi itu adalah bentuk penghormatan mendalam kepada orang penting. Kebiasaan ini tertulis di prasasti Tanah Liat dari zaman Mesir kuno yang disebut surat Amanah.
Baca Juga: 7 PAHLAWAN DI ALKITAB YANG BISA JADI TELADAN HIDUP ANAK
Kisah Yakub dan Esau mengajarkan kita beberapa teladan yang dapat kita lakukan sebagai anak Tuhan:
1. Memaafkan orang yang menyakiti hati kita
Meskipun Esau awalnya marah pada Yakub karena telah mengambil hak kesulungannya, ia akhirnya memilih untuk memaafkan Yakub karena kasih yang ada di hatinya.
2. Mengasihi musuh kita
Ini mungkin hal yang paling sulit dilakukan, namun dengan kasih Tuhan, kita dapat mengasihi orang yang menyakiti kita dan memberikan perdamaian dan sukacita bagi diri kita sendiri dan orang lain di sekitar kita.
3. Menjadi berkat bagi orang lain
Ketika kita memilih untuk memaafkan dan mengasihi musuh kita, kita menjadi teladan yang positif bagi orang lain dan memberikan kesaksian tentang kasih Tuhan yang besar dalam hidup kita.
4. Menemukan kedamaian dalam pergumulan hidup
Seperti Yakub yang bergumul dengan Allah dan manusia, kita juga menghadapi tantangan hidup. Namun, dengan mengandalkan Tuhan, kita dapat menemukan kedamaian dan kesuksesan dalam setiap pergumulan.
-----------------------------
10. Lagu penutup
11. Doa penutup firman Tuhan
DOA BAPA KAMI
0 komentar